ekbis

Bangun kemampuan kewirausahaan sejak dini Pemprov Jatim gelar Youth Creativepreneur

Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:02 WIB

SURABAYA| Pemprov Jatim erus memperkuat ekosistem kewirausahaan anak muda agar tidak berhenti pada pelatihan dan menghasilkan produk semata. Melalui program Youth Creativepreneur Center (YC2), pemerintah mendorong lahirnya pengusaha muda yang mampu mengembangkan bisnis, memperluas pasar, menciptakan lapangan pekerjaan, hingga memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

Penguatan tersebut terlihat dalam kegiatan Gelar Produk Session Batch 1 Digital Creativepreneur 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian Beranda Pop Up Market Local Heroes: Merdeka Creative Market Celebrating East Java's Youth Creativepreneur di Galeri Batik dan Cinderamata Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Rabu (19/8/26).

Sebanyak 25 pemuda-pemudi kreatif terpilih mengikuti rangkaian program tersebut dan mendapatkan ruang untuk memperkenalkan sekaligus menguji produk mereka kepada pasar.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Haryo Bimo Bramantyo, yang mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Endy Alim Abdi Nusa, mengatakan YC2 dirancang untuk membangun kemampuan kewirausahaan generasi muda sejak dini.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin ukuran keberhasilan program hanya dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti pelatihan atau produk yang berhasil dibuat. Lebih jauh, pembinaan harus menghasilkan dampak atau impact yang nyata dan berkelanjutan.

"Bu Gubernur ingin membangun UKM sejak usia dini, dari masa kuliah hingga menjadi pengusaha yang tidak hanya mempekerjakan diri sendiri tetapi juga membuka lapangan kerja bagi orang lain," kata Haryo Bimo.

Ia menegaskan, konsep yang dikembangkan dalam YC2 tidak berhenti pada output maupun outcome.

Target akhirnya adalah bagaimana peserta benar-benar mampu tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri, membuka kesempatan kerja, memperluas pasar, dan memberi dampak terhadap lingkungan ekonomi di sekitarnya.

Rangkaian program YC2 disusun secara bertahap, mulai dari take-off, bootcamp hingga demo day. Tahapan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mematangkan ide bisnis, meningkatkan kapasitas kewirausahaan, mendapatkan pendampingan, hingga mempersiapkan produk agar lebih siap masuk ke pasar.@ikijatim

Tags

Terkini